Akhirnya ‘Step by Step’

Ciputat (11/04/10). Pasca Rapim tanggal 7 Maret 2010 yang lalu di Krespe Kreme Pondok Indah Mall, beberapa item kesepakatan Rapim dapat diwujudkan, di antaranya adalah semi-sosialisasi draf tata tertib anggota dan tamu AMKS Syekh M Arsyad al-Banjari (SMAA), penetapan tatib, dan rapat dengar pendapat (rapat anggota). Tapi seperti diduga, semua tak semudah yang dibayangkan karena ada saja “dinamika” dalam seluruh proses revitalisasi internal tersebut.

Seperti ketika akan melaksanakan zona smoking area, pengurus asrama harus melakukan pendekatan yang agak unik yaitu dengan terlebih dahulu memasang ‘stiker smoking area’ di tempat-tempat tertentu tapi tidak membuat stiker ‘no smoking area’. Ada kesan pendekatan ini tidak tegas, namun strategi kanalisasi ini dibuat agar ‘ahli hisab’ tak hanya merasa –secara implisit–dilarang, tapi juga diberikan solusi dan penyaluran. Harapannya, agar resistensi yang jika mungkin timbul, tidak terlalu frontal. Toh itu juga kan berarti perhatian pengurus terhadap ‘ahli hisab’, cukup besar. Lanjut membaca

Dari Ciputat hingga Paris van Java

Dari Sabtu hingga Senin (20-22/2/10), AMKS Syekh Muhammad Arsyad mengadakan perjalanan ke Bogor dan Bandung. Selain menikmati keindahan alam, sembari menggeber motor masing-masing, di kedua tempat itu rombongan menyambangi dua asrama mahasiswa Kalsel.

Dalam silaturahmi ini, terungkap beberapa perbedaan dan persamaan pengelolaan asrama di masing-masing daerah. Beberapa perbedaan di antaranya adalah di masing masing AMKS Bogor dan Bandung, logistik sehari-hari tidak (sepenuhnya) disiapkan oleh pembantu. Lebih spesifik, di AMKS Bogor, para anggota AMKS hanya patungan untuk beli beras untuk kemudian dimasak oleh pembantu. Sementara anggota AMKS Bandung, sepenuhnya makan di luar Asrama. Untungnya di daerah sekitar AMKS Bandung yang bernama Demang Lehman itu ditemukan cukup banyak kuliner. Sedangkan untuk AMKS Syekh M Arsyad, karena keberadaan warung makan agak jauh, makan sehari-hari disiapkan oleh pembantu.
Lanjut membaca

Semua Turut Berkorban

Idul Adha, selaiknya umat Islam di seluruh dunia menyambutnya dengan syukur. Pada kesempatan yang sama, AMKS juga turut merayakan hari tersebut. Tak tanggung-tanggung, panitia mengemas acara selama dua hari. Di hari pertama (27/11), setelah Salat Id berjamaah di Mesjid Ruhama, panitia Kurban melanjutkan dengan pemotongan dua hewan Kurban yang dalam hal ini mendapat partisipasi besar dari Prof. Dr. H. Akh. Fauzi Aseri, MA (Rektor IAIN Antasari), dan keluarga Bapak R. Bambang Subari (Baliview Cirendeu). Berkordinasi dengan ketua RT setempat, panitia mendistribusikan daging korban kepada warga yang membutuhkan. Lanjut membaca